"Hasil keputusan tadi ya lagi-lagi Bakrie Life menunda pembayaran dana pokok nasabah. Dan tidak jelas kapan," ungkap perwakilan nasabah Bakrie Life, Freddy kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (11/4/2012).
"Mereka minta waktu 2 minggu lagi untuk memberikan keputusan kapan mulai pencicilan dana pokok nasabah," tambah Freddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nasabah ada yang ingin per bulan dibayarkan Rp 2 miliar, ada yang ingin Rp 8 miliar sampai ada yang ingin Rp 10 miliar. Saya sendiri berapapun asal lunas sebelum 1,5 tahun berjalan," kata Freddy.
"Sampai kapan kita harus bersabar dan menunggu kepastian yang tidak jelas ini. Nasabah sudah berkorban banyak," tambahnya.
Bakrie Life memang hanya mengumbar janji-janji palsunya. Dana pokok nasabah Diamond Investa yang direncanakan dicicil 25% per tahun tidak juga dibayar padahal sudah memasuki 2012.
Selama 2011 berarti Bakrie Life tidak mencicil sama sekali.Bakrie Life baru membayar 2,5 kali dana pokok yaitu Maret 2010, Juni 2010, dan September 2010 (sisa 45% dari total 6,25%).
Total sisa cicilan pokok dan bunga Diamond Investa Bakrie Life yang belum dibayar yaitu per September 2010 sampai dengan Januari 2012.
Perwakilan nasabah Diamond Investa mengaku terpukul atas sikap kesewenang-wenangannya Bakrie Life. Seperti diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar.
Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.Sebanyak 25% di 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.
Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%).
Namun semua kesepakatan itu meleset dari jadwal, dengan alasan Bakrie Life belum dapat kucuran dana dari induk usahanya Bakrie Grup.
(dru/dnl)











































