Pastikan Niat Baik Akuisisi Danamon, Kemenkeu Undang DBS

Pastikan Niat Baik Akuisisi Danamon, Kemenkeu Undang DBS

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 19 Apr 2012 17:04 WIB
Jakarta - Ingin pastikan DBS holding tidak merugikan negara melalui akuisisi Danamon, Kementerian Keuangan terima pihak Danamon dan DBS.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar saat ditemui di kantornya, usai pertemuan dengan Direktur Utama Danamon Henry Ho dan Bapepam-LK, Kamis (19/4/2012).

"Semula saya dijadwalkan bertemu CEO DBS dan Danamon. Tapi dari Singapura karena ada anggota keluarga yang sakit, jadi batal. Tapi saya tetap bertemu dengan Danamon. Kami didampingi pejabat Bapepam. Diskusi terkait informasi pasar modal langsung dilakukan pejabat Bapepam," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mahendra, kedatangan pihak Danamon tersebut guna menghilangkan kekhawatiran pemerintah dengan adanya akuisisi tersebut menyebabkan Danamon berubah mengikuti DBS.

"Contohnya, misalnya rencana selanjutnya dari keberadaan 2 bank yang dimiliki pemegang saham yang sama. Kami khawatir kemudian Danamon yang bergabung ke DBS. Danamon sebagai institusi nasional akan lepas, tapi tadi dijelaskan bahwa untuk operasi di Indonesia, posisi Danamon praktis dipertahankan, tidak menyesuaikan kepada DBS," jelasnya.

Mahendra menjelaskan kepastian tersebut sangat penting. Hal ini agar institusi yang ada di Indonesia tidak dijadikan cabang dari institusi asing. Apalagi bank Danamon ini merupakan bank yang juga menunjang Usaha Kecil Menengah.

"Kita concern melihat institusi Indonesia yang besar tidak menjelma menjadi semata-mata cabang dari bank asing," tegasnya.

(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads