Hal ini disampaikan Direktur Mortgage & Consumer Banking BTN, Irman Alvian Zahiruddin dalam paparan kinerja triwulan I-2012, di kantornya, Jakarta, Selasa (24/4/2012).
"FLPP sampai Maret BTN telah salurkan 2.500 unit, senilai Rp 140 miliar," jelas Irman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harapkan bahwa FLPP dapat diserap, tapi harus ada unitnya dulu. Kalau ada rumah kategori FLPP, BTN siap partisipasi," paparnya.
Realisasinya masih jauh dari target perseroan dalam pembiayaan FLPP di 2012. "Komitmen kami 16 ribu unit dengan nilai Rp 1 triliun. Ini dengan komposisi 50:50 (penyertaan dana pemerintah dan perbankan)," tambahnya.
Demi memaksimalkan penyaluran kredit FLPP, Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengaku siap mengikutkan BTN Syariah dalam program. "Sebentar lagi BTN Syariah juga akan masuk FLPP," tegas Iqbal.
Sebelumnya, BTN mengumumkan kesediannya untuk memperpanjang tenor atau jangka waktu kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi 25 tahun. Realisasi program ini diprediksi meluncur 1 Mei mendatang.
(wep/dru)











































