Manager Humas PT Taspen (Persero) Silvanus Sanoe mengaku kesal dengan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen. Dia menyebutkan kalau ada pihak yang merasa dirugikan, langsung menghubunginya.
'Suruh telpon saya," katanya kepada detikFinance, Sabtu (28/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah lapor ke polisi, kami sudah melaporkan sekarang sedang dilacak, sekarang ditangani Polda," tambahnya.
Ia memberi masukan kepada para pensiunan dan masyarakat tentang mekanisme atau prosedur jika ada informasi seperti penyaluran gaji ke-13 akan diinformasikan langsung melalui media.
"Singkat saja kebjakan, apabila ada kebijakan kenaikan pensiunan dan gaji ke-13 pasti ada pengumanannya," ungkapnya.
Selain itu, Silvanus mengatakan, jika ketentuan pembayaran gaji dan lainnya yang diumumkan di media sudah siap, maka akan langsung dibayarkan ke masing-masing rekening.
"Kalau sudah oke akan dibayarkan ke masing-masing rekening (pensiunan). Maksudnya adalah ketentuan sudah siap dan sistem sudah oke, maka langsung dibayarkan (ditransfer)," sebutnya.
Di samping itu, Silvanus menyebut kalau ada kebijakan seperti kenaikan gaji, pembagian deviden, atau kebijakan mengenai pensiunan dari pemerintah (Taspen), tidak akan ada informasi langsung melalui telpon kepada para nasabah tetapi melainkan melalui pengumuman seperti di media.
"Pemerintah tidak pernah menghubungi perorangan lewat telpon, itu penipuan," sanggahnya
Silvanus juga menyebut, jika masyarakat merasa ada pihak yang mengatasnamakan Taspen yang meminta mentransfer sejumlah uang dengan berbagai modus, agar segera melaporkan ke pihak yang berwajib atau menghubungi Humas Taspen di 021-4241808 atau 08001222333.
(feb/ang)











































