Demikian hal itu diberitakan The Wall Street Journal yang dikutip CNBC, Selasa (2/5/2012), berdasarkan seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Pelepasaan anak usaha di sektor wealth-management bank tersebut yang beroperasi di Asia, Amerika Latin, dan Eropa juga akan memangkas sebanyak 2.000 karyawan lagi, menurut berita surat kabar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Bank of America menolak untuk berkomentar mengenai berita yang dimuat di The Wall Street Journal tersebut.
Pertengahan tahun lalu, bank tersebut mengumumkan program penghematan anggaran yang disebut Project New BAC, salah satu caranya adalah dengan memecat 30.000 karyawan di consumer banking serta divisi teknologi dalam rentang waktu beberapa tahun ke depan..
Bank tersebut menyatakan, tahap kedua dari program tersebut akan segera rampung, fokus pengurangan pegawaianya di divisi investment banking, commercial banking, dan jabatan terkait di bulan Mei.
Pada tahap kedua tersebut jumlah karyawa yang dipecat akan jauh lebih sedikit ketimbang tahap pertama, karena targetnya merupakan divisi yang lebih kecil. Hingga akhir Maret kemarin, Bank of America punya 278.700 karyawan di seluruh dunia.
(ang/ang)











































