Obligasi BTN Rp 2 Triliun Berbunga Tetap Hingga 8%

Obligasi BTN Rp 2 Triliun Berbunga Tetap Hingga 8%

- detikFinance
Rabu, 02 Mei 2012 12:46 WIB
Obligasi BTN Rp 2 Triliun Berbunga Tetap Hingga 8%
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui penjamin pelaksana emisinya, yaitu Danareksa Sekuritas, Indo Premier Securities dan CIMB Securities Indonesia, menerbitkan obligasi perseroan sebesar Rp 2 Triliun. Penerbitan Obligasi ini merupakan tindak lanjut dari business plan (BP) Perusahaan tahun 2012.
Adapun tingkat bunga yang ditawarkan pada kisaran 7,25%-8%.

Obligasi yang ditawarkan dengan tingkat bunga tetap ini telah mendapatkan peringkat dari 2 (dua) Lembaga Pemeringkat yaitu Fitch Ratings Indonesia dan Pefindo dengan hasil pemeringkatan AA(idn) dari Fitch dan idAA dari Pefindo untuk Obligasi yang akan diterbitkan Bank BTN tersebut.

Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro menjelaskan seluruh dana hasil penjualan obligasi ini akan dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan perumahan yang menjadi core business Bank BTN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sedang berupaya agar perseroan dapat lebih memperkuat struktur pendanaan untuk mendukung core business Perseroan khususnya memperoleh dana jangka panjang," kata Iqbal dalam siaran persnya seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Rabu (2/5/2012).

Obligasi yang diterbitkan BTN ini merupakan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I tahun 2012. BTN memiliki track record yang sangat baik di pasar modal. Ini terbukti dengan keberhasilannya dalam menerbitkan obligasi senior sejak tahun 1989 dan tidak pernah mengalami gagal bayar.
"Kisaran bunga 7,25%-8%," tambah Iqbal.

Total obligasi yang telah diterbitkan BTN mencapai Rp 9,3 Triliun. Obligasi BTN yang masih outstanding adalah sekitar Rp 5,45 Triliun. Dengan obligasi yang diterbitkan perseroan tahun ini, maka total obligasi yang telah diterbitkan BTN sebesar Rp11,3 Triliun.

Perseroan optimis bahwa obligasi yang ditawarkan tersebut akan diserap di pasar seperti halnya obligasi-obligasi sebelumnya. Pasar perumahan di Indonesia memberikan peluang yang sangat besar untuk terus berkembang mengingat masih sangat besarnya masyarakat

Indonesia yang belum memiliki rumah. Disamping itu kinerja BTN yang terus membaik akan menjadi sinergi dalam membaiknya kemampuan bank dalam sharing pembiayaan untuk mendukung program pembangunan perumahan nasional.

Permintaan akan rumah setiap tahun terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sementara kemampuan pemerintah untuk memenuhi permintaan itu sangat terbatas.

Dengan tetap berpegang pada core businessnya di bidang pembiayaan perumahan, BTN akan mempertegas misinya guna mendukung program pembangunan perumahan nasional. Penerbitan obligasi ini diharapkan juga akan memperkuat struktur pendanaan BTN guna mendukung pembiayaan perumahan nasional.

Obligasi yang akan diterbitkan Bank BTN ini akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Jangka waktu obligasi tersebut adalah 10 tahun. Obligasi ini akan ditawarkan di pasar dengan masa penawaran pada tanggal 30 Mei - 31 Mei 2012. Sesuai jadwal obligasi akan dicatatkan pada tanggal 6 Juni 2012.


(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads