Kredit Korporasi CIMB Niaga Tembus Rp 40,84 Triliun

Kredit Korporasi CIMB Niaga Tembus Rp 40,84 Triliun

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 02 Mei 2012 12:56 WIB
Kredit Korporasi CIMB Niaga Tembus Rp 40,84 Triliun
Jakarta -

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mencatat penyaluran kredit ke sektor korporasi sebesar Rp 40,84 triliun hingga akhir Maret 2012 atau meningkat 17% dari posisi yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 34,97 triliun.

Jumlah tersebut memberikan kontribusi sebesar 31% terhadap total kredit CIMB Niaga secara keseluruhan per 31 Maret 2012 yang mencapai Rp 129,83 triliun.

Wakil Presiden Direktur CIMB Niaga Catherine Hadiman mengatakan dari total pembiayaan ke sektor korporasi tersebut, 70% merupakan fasilitas kredit investasi dan 30% adalah fasilitas kredit modal kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun pembiayaan masih didominasi oleh sektor-sektor seperti kelapa sawit, batu bara, properti komersial, produk konsumer dan perdagangan ritel. Pertumbuhan kredit juga didorong oleh pembiayaan ke beberapa sektor industri lainnya seperti multifinance, minyak dan gas, telekomunikasi, transportasi, serta infrastruktur.

“Upaya ini kami lakukan melalui pembentukan unit-unit spesialis industri, yang masing-masing berkonsentrasi mengolah peluang pembiayaan di sektor-sektor industri yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi, dan tentunya keberhasilan kami terutama disebabkan oleh hubungan baik dan dukungan yang kuat dari nasabah-nasabah kami. Oleh karena itu, kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada nasabah-nasabah setia kami,” ujar Catherine dalam siaran persnya, Rabu (2/5/2012).

Selain itu, pendekatan value chain juga turut membantu perkembangan bisnis tidak hanya di segmen korporasi tapi juga segmen bisnis lainnya dari retail, micro finance, SME, dan commercial highend.

CIMB Niaga dikenal memiliki basis yang kuat di segmen korporasi yaitu nasabah perusahaan besar nasional maupun multinasional. Keberadaan nasabah perusahaan besar tersebut menjadi pintu masuk untuk melakukan penetrasi pasar ke jaringan bisnis value chain yang menjadi bagian dari aktivitas usaha para nasabah tersebut seperti pabrik dan pemasok, perusahaan angkutan, dan distribusi.

“Selain menumbuhkan nilai penyaluran kredit, kami juga dapat menawarkan beragam layanan dan produk CIMB Niaga lainnya yang relevan dengan skema value chain tersebut. Bekerjasama dengan perusahaan afiliasi, kami selalu berusaha memenuhi kebutuhan nasabah, dari kebutuhan perbankan sampai dengan kebutuhan capital market,” tambah Catherine.

Kedepan, Catherine berharap, ditengah ketatnya industri perbankan serta kemungkinan tekanan inflasi, Perbankan Korporasi CIMB Niaga akan terus mendorong pertumbuhan penyaluran kreditnya.

(dru/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads