Menurut CEO dan Presiden Direktur Manulife Indonesia, Alan Merten, total premi bruto bisnis baru juga tercatat Rp 1,28 triliun pada triwulan I-2012, naik 45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Dan premi bisnis baru kami naik 53% dibandingkan triwulan I-2010 menjadi Rp 318 miliar di triwulan I-2012," katanya di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (7/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akumulasi dana kelolaan asuransi jiwa Manulife naik 32% dari Rp 16,5 triliun menjadi Rp 21,8 triliun. Premi bisnis baru juga tumbuh 25% dari Rp 882,5 miliar menjadi Rp 1,1 triliun.
Jumlah kontrak polis aktif kini tercatat 1,5 juta di akhir tahun. Dimana total agen naik 17% dari 6.683 agen menjadi 7.804 agen hingga Desember 2011.
"Risk bassed capital kami 181,11%, jauh dari rasio regulasi minimum yang ditetapkan pemerintah," tambahnya. Sedangkan pendapatan syariah dan total klaim yang dibayarkan hingga 2011 masing-masing Rp 10,2 miliar dan Rp 2,5 triliun.
Kontributor utama kinerja perseroan adalah pengembangan agen Manulife. Jalur bancassurance juga meningkat 46%, dan diikuti penjualan employee benefit yang tumbuh 6% di 2011.
Hari ini perseroan juga meluncurkan produk ProGraduate. Produk yang dipercaya membantu orang tua dalam menyiapkan masa depan buah hati.
(/)











































