Demikian disampaikan VP Operation Jasa Marga, Aan Sanaf saat berbincang dengan detikFinance, Senin (7/5/2012). "Kita terus berupaya menjual OBU. Nanti akan ada paket jual bersamaan dengan mobil. Daihatsu," katanya.
Dengan penjualan bundling ini diharapkan makin banyak pengguna jalan tol memiliki OBU. Pasalnya transaksi dengan e-Toll Pass hanya membutuhkan waktu 2 detik, lebih singkat dibandingkan penggunaan e-Toll Card yang 4-5 detik karena harus membuka kaca. Lebih lama lagi dengan pembayaran cash yang mencapai 6-7 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, tahap awal Bank Mandiri selaku pengelola e-Toll menyediakan 20 ribu perangkat OBU. Namun Aan tidak mengetahui pasti berapa unit OBU yang telah dipesan melalui tokone.com.
Harga OBU Rp 960 ribu, sudah termasuk nominal uang Rp 300 ribu yang siap digunakan. OBU merupakan perangkat transmitter yang dipasang didalam kendaraan. Fungsinya untuk memancarkan sinyal elektronik yang akan dibaca oleh receiver pada Gerbang Tol Otomatis (GTO).
Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin dalam situs perseroan menerangkan, sejak Februari pihaknya telah menambah GTO. Hingga akhir September ditargetkan sudah ada 50 GTO siap operasi. "Saat ini hanya 17 GTO, namun akhir April jumlah GTO dipastikan bertambah menjadi 46 GTO," ucapnya.
Saat ini, layanan e-Toll Pass tersedia pada 17 GTO. Diantaranya Cililitan, Halim, Cengkareng, Kapuk, Pondok Ranji, Cikunir 2, Dukuh 1, Dukuh 3, Pasar Rebo, Bekasi Barat 1, serta Bekasi Barat 2.
(wep/dru)











































