“Intermediasi perbankan juga terus membaik, tercermin dari pertumbuhan kredit yang hingga akhir Maret 2012 mencapai 24,9% (yoy) dengan LDR sebesar 80,2%,” kata Direktur Eksekutif Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo seperti dikutip detikFinance, Minggu (13/5/2012).
Dari sisi pertumbuhan jenis kreditnya, tercatat kredit investasi tumbuh paling tinggi sebesar 30,1%, disusul kredit modal kerja sebesar 25,9%, sementara kredit konsumsi tumbuh 20,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kredit investasi naik dari Rp 375,84 triliun menjadi sekitar Rp 488 triliun, dan kredit konsumsi tumbuh dari Rp 568,39 triliun menjadi sekitar Rp 684 triliun.
“Industri perbankan menunjukkan kinerja yang semakin solid sebagaimana tercermin pada tingginya rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) yang berada jauh di atas minimum 8% dan terjaganya rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) gross di bawah 5%,” tutup Dody.
(dru/hen)










































