Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga kepada detikFinance, Sabtu (19/5/2012).
"Sementara ada 12 korban yang adalah peserta Jamsostek. Saat ini masih kami data," jelas Hotbonar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukhoi Superjet 100 mengalami kecelakaan Rabu 9 Mei. Pesawat itu membawa 45 orang rinciannya 8 warga Rusia, 1 warga AS, 1 warga Prancis, lainnya WNI. Pabrikan Sukhoi menjanjikan asuransi senilai US$ 50 ribu/penumpang (sekitar Rp 464 juta).
Sedangkan PT Jasa Raharja memberi santunan atas dasar kemanusiaan Rp 50 juta/penumpang. PT Trimarga Rekatama masih berusaha melobi Sukhoi untuk memberikan santunan Rp 1,25 miliar/penumpang sesuai Peraturan Menteri Perhubungan.
(dnl/dnl)











































