Dalam pertemuannya di Istana Merdeka, Selasa (29/5/2012) Presiden SBY didampingi oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, dan Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha.
Hatta menyampaikan ada tiga hal yang disampaikan ANZ kepada Presiden SBY. Terutama adalah komitmen bank raksasa Australia tersebut untuk terus berinvestasi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, Hatta melanjutkan ada beberapa proyek-proyek yang sudah diimplementasikan di Indonesia dalam rangka mendukung program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dalam pertemuan itu yang difokuskan adalah pembiayaan sektor infrastruktur dan pertanian.
"Kedua, juga bapak Presiden berdiskuksi soal situasi eknomi global, situasi Eropa yang semakin sulit keadaannya. Kemudian juga terjadinya keterlambatan pertumbuhan dan semua negara pasti akan terkena," terang Hatta.
Ada poin penting yang menurut Hatta cukup menarik untuk disampaikan. Yakni, Hatta mengatakan ANZ memuji tentang Indonesia yang cukup baik dengan pertumbuhan ekonomi yang bagus.
"Mereka memuji RI ekonominya bagus, makronya bagus, dan pengelolaan fiskal kita juga baik. Intinya begitu," tegas Hatta.
(dru/dnl)











































