Tak hanya BIN, Komisi XI juga meminta informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga Indonesia Corruption Watch (ICW) sebelum memilih 'Manusia Setengah Dewa' yang bakal memimpin OJK.
"BIN dilibatkan untuk mengecek kredibilitas calon," ungkap Wakil Ketua Komisi XI, Harry Azhar Azis kepada detikFinance, Rabu (30/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Info tentang orang dan situasi yang membahayakan juga dicari. Yang jelas bagaimana kriteria dari BIN juga," tegas Harry.
Dikatakan Harry pertemuan Komisi XI dengan BIN akan dilakukan malam ini Rabu (30/5/2012) dan siang pada 14.00 WIB akan dilakukan pertemuan dengan ICW. Sebelumnya Komisi XI telah lebih dulu meminta informasi dari PPATK.
PPATK sendiri melaporkan dalam 14 nama calon bos OJK terdapat beberapa calon yang terindikasi memiliki transaksi keuangan mencurigakan.
(dru/dnl)











































