Jasa Marga Dapat Utangan 4 Bank Bangun Ruas Tol Gempol-Pasuruan

Jasa Marga Dapat Utangan 4 Bank Bangun Ruas Tol Gempol-Pasuruan

- detikFinance
Jumat, 01 Jun 2012 16:19 WIB
Jasa Marga Dapat Utangan 4 Bank Bangun Ruas Tol Gempol-Pasuruan
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP) mendapatkan utangan 4 bank yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia tbk dan PT BPD Jatim sebesar Rp 1,937 triliun.

Dana yang disalurkan melalui kredit sindikasi ini akan digunakan untuk membantu membiayai proyek pembangunan ruas tol Gempol – Pasuruan sepanjang 34,2 km.

Dalam kredit sindikasi kredit ini, Bank Mandiri memberikan kontribusi terbesar yaitu Rp 702,187 miliar. Sedangkan BNI mengucurkan kredit sebesar Rp 614,413 miliar, BRI sebesar Rp438,866 miliar dan Bank Jatim sebesar Rp 182,134 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kredit sindikasi sebesar Rp1,937 triliun tersebut mencakup 70 persen dari total kebutuhan biaya untuk pembangunan ruas tol itu. Sedangkan jangka waktu pinjaman adalah 15 tahun dengan masa tenggang (grace period) 17 bulan.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dilaksanakan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok, Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto, Direktur Bisnis Kelembagaan & BUMN BRI Asmawi Syam, Direktur Utama Bank Jawa Timur Hadi Sukrianto dan Direktur Utama Transmarga Jatim Pasuruan Hengki Herwanto serta disaksikan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan dukungan Bank Mandiri ini diharapkan dapat memperkuat sektor infrastruktur nasional, khususnya sarana jalan tol guna mempercepat laju roda perekonomian di Jawa Timur.

“Sebagai salah satu syarat utama percepatan pertumbuhan perekonomian di tanah air, kebutuhan infrastruktur seperti akses jalan tol ini sangat mendesak terutama untuk menghubungkan sentra-sentra industri di Jawa Timur yang tersebar di berbagai wilayah,” ungkap Fransisca dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Ditambahkannya, perseroan memiliki komitmen kuat untuk dapat meningkatkan sektor infrastruktur nasional, termasuk untuk akses jalan tol mengingat hal ini menjadi salah satu prasyarat utama bagi investor domestik dan asing untuk meningkatkan investasi langsung di tanah air.

Hingga Maret 2012, pembiayaan Bank Mandiri di sektor infrastruktur mencapai Rp 35,78 triliun, meningkat 29,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 27,68 triliun.

Dari portofolio kredit tersebut, pembiayaan untuk pembangunan jalan tol mencapai Rp 11,02 triliun, tumbuh sekitar 10% dari penyaluran pada Maret 2011 yang sebesar Rp 10,02 triliun. Beberapa ruas tol yang memperoleh pembiayaan Bank Mandiri antara lain ruas Tangerang - Merak, ruas Cinere - Jagorawi, ruas Semarang – Solo, ruas Bogor Ring Road, dan beberapa ruas lainya di sekitar kota Jakarta.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads