Duh, Cadangan Devisa RI 'Lenyap' US$ 4,9 Miliar Dalam Sebulan

Duh, Cadangan Devisa RI 'Lenyap' US$ 4,9 Miliar Dalam Sebulan

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 06 Jun 2012 11:46 WIB
Jakarta -

Cadangan Devisa RI hingga akhir Mei 2012 mengalami banyak penurunan dibanding pada April 2012. Tercatat sebanyak US$ 4,9 miliar cadangan devisa RI 'lenyap' di Mei 2012.

"Cadangan Devisa RI per akhir Mei 2012 sebesar US$ 111,5 miliar," ungkap Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Situs resmi BI mencatat cadangan devisa RI per akhir April 2012 mencapai US$ 116,4 miliar. Hal ini menunjukkan besarnya selisih cadangan devisa selama sebulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan dolar AS semakin menguat di Rp 9.600. BI menyatakan masih mempunyai banyak 'amunisi' yaitu cadangan devisa untuk menahan gejolak rupiah yang terjadi akibat krisis utang di Eropa.

Berikut data cadangan devisa Indonesia sejak Januari 2011 :

  • Januari 2011: US$ 95,3 milliar
  • Februari 2011: US$ 97 miliar
  • Maret 2011: US$ 105,7 miliar
  • April 2011: US$ 116,5 miliar
  • Mei 2011: US$ 118 miliar
  • Juni 2011: US$ 119,65 miliar
  • Juli 2011: US$ 122,7 miliar
  • Agustus 2011: US$ 124,5 miliar
  • September 2011: US$ 114,5 miliar
  • Oktober 2011: US$ 114 miliar
  • November 2011: US$ 111,3 miliar
  • Desember 2011: US$ 110,12 miliar



Cadangan devisa RI di 2012 :

  • Januari 2012 : US$ 112 miliar
  • Februari 2012 : US$ 112,2 miliar
  • Maret 2012 : US$ 110,49 miliar
  • April 2012 : US$ 116,4 miliar
  • Mei 2012 : US$ 111,53 miliar


Lebih jauh Hartadi mengungkapkan, porsi Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang dimiliki asing di akhir Mei 2012 tercatat Rp 1,65 triliun atau 1,72% dari total SBI.

"Sedangkan kepemilikan asing di Surat Utang Negara (SUN) tercatat Rp 224,5 triliun atau mencapai 27,6% dari total SUN," tutup Hartadi.

(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads