Nelson menjelaskan pangsa pasar perbankan syariah yang besar tetapi belum diikuti dengan proporsi pemilihan masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim untuk menjadi nasabah perbankan syariah sehingga menurutnya, OJK perlu memperkuat dan mendorong perbankan syariah.
"Saya rasa kita sepakat daya tahan perbankan syariah itu sebenarnya jauh lebih kuat dari perbankan konvensional. Sehingga harus menjadi program OJK untuk mengembangkan syariah ke depan," ungkapnya seusai mengikuti fit and proper test OJK di DPR, Kamis (7/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gak ada sumber daya insani (SDM), layanan produk masih standar, serta kurangnya edukasi dan sosialisasi," sanggahnya.
Ditempat yang sama anggota Komisi XI DPR, Kamaruddin Sjam menjelaskan pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia masih sangat jauh dengan Malaysia. Menurutnya, apa yang telah disampaikan oleh Nelson cukup membawa angin segar untuk kemajuan perbankan syariah di Indonesia.
"Dia ingin memajukan bank syariah. Pertumbuhannya kan sudah baik, dia (bank syariah) sudah tumbuh diatas bank umum nasional," sebutnya.
(hen/ang)











































