Bank-bank Raksasa AS Kekurangan Modal Rp 450 Triliun

Bank-bank Raksasa AS Kekurangan Modal Rp 450 Triliun

- detikFinance
Jumat, 08 Jun 2012 16:27 WIB
Bank-bank Raksasa AS Kekurangan Modal Rp 450 Triliun
Foto: Reuters
Jakarta - Aturan terbaru yang diajukan Federal Reserve membuat 19 bank terbesar AS kekurangan modal setidaknya US$ 50 miliar untuk memenuhi persyaratan modal baru Basel III. Yang terbesar di antaranya mungkin butuh miliaran dolar lebih hingga tenggat waktu 2019 tiba untuk mematuhi aturan tersebut sepenuhnya.

Menurut The Fed, bank yang paling kecil saja butuh US$ 10 miliar untuk memenuhi persyaratan. Proposal Fed yang akan dimulai bertahap tahun depan ini merupakan salah satu bagian dari paket besar implementasi Basel III di AS.

Regulator perbankan ingin pemberi pinjaman memegang modal yang lebih berkualitas tinggi dan mereka mengambil pendekatan yang lebih ketat ketika menilai tingkat resiko relatif aset-aset bank. Sejalan dengan kesepakatan internasional, Fed mengusulkan kalau ekuitas umum bank-bank relatif terhadap aset terbeban resikonya harus 7%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank-bank yang lebih besar akan harus punya modal lebih banyak dibandingkan para kompetitor karena kepentingan mereka terhadap sistem keuangan. Gubernur Fed Daniel Tarullo yang mengurusi regulasi bank mengatakan,

"Meski pemenuhan syarat modal bukan kondisi cukup untuk sebuah sistem keuangan yang kuat dan tangguh, mereka pastinya salah satu hal yang penting," dikutip dari CNBC (8/6/2012).

Beberapa bank akan bisa mengkalkulasi tingkat kebutuhan modal mereka menggunakan model internal, tergantung pada persetujuan Fed. Menurut direktur pengawasan bank Fed Michael Gibson, persyaratan modal untuk aktivitas trading mungkin bisa tiga kali lebih tinggi dibanding dengan peraturan Fed sebelum krisis keuangan.

Fed juga sudah menyelesaikan sebuah regulasi yang akan menghapus semua referensi untuk peringkat kredit dalam peraturan modal bank. Dengan demikian, bank-bank akan bisa menimbang resiko standar beberapa aset menggunakan ukuran yang berbeda-beda.

Bank-bank harus memegang jumlah modal yang sama terhadap kepemilikan mereka atas utang negara yang diterbitkan oleh Jerman, seperti yang juga akan mereka lakukan terhadap Portugal, Spanyol dan Irlandia, sebagai contohnya.

"Itu relatif kasar tapi merupakan sesuatu yang digunakan portofolio dalam porsi relatif kecil," kata Stefan Walter, mantan sekretaris jenderal Panitia Basel di Pengawasan Perbankan yang sekarang jadi konsultan di Ernst & Young.

Proposal Fed mengandung provisi yang ditentang bank-bank seperti Citigroup dan Wells Fargo karena akan memungkinkan perubahan nilai pasar sekuritas di portofolio bank-bank yang 'tersedia untuk dijual' untuk mempengaruhi modal regulator pertama kalinya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads