Untuk itu Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga berpesan kepada masyarakat agar jangan terkecoh.
"Jangan terkecoh. Segala sesuatu harus mempertimbangkan segala sesuatu secara rasional," kata Hotbonar. Hal ini disampaikannya usai peluncuran reksa dana IDX30 CIMB Principal Asset Management di Jakarta, Selasa (12/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang harus diketahui risiko itu berhubungan dengan imbal hasil atau return. Ada patokan imbal hasil yang diatas deposito. Jangan ikut terkecoh," paparnya.
Hotbonar menambahkan, investasi ala KLB ini hanya menjanjikan keuntungan semu. Yakni, janji imbal hasil hanya diberikan pada awal periode keanggotaan.
"Itu dikasih pada awal-awal bulan. Tapu begitu bulan kelima berhenti karena sudah kesulitan membayar investor terdahulu. Yang sebenarnya untung yang awal-awal saja," jelas Hotbonar.
"Bagi investor ritel atau masyarakat, kami ini investor profesional mengimbau jangan mudah untuk ikut-ikutan," imbuhnya.
(wep/ang)











































