Satgas Sisir Dugaan Investasi Palsu via Internet

Satgas Sisir Dugaan Investasi Palsu via Internet

- detikFinance
Rabu, 13 Jun 2012 10:08 WIB
Satgas Sisir Dugaan Investasi Palsu via Internet
Jakarta - Sebagai lembaga koordinatif, Satuan Kerja (Satgas) Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Pengelolaan Investasi terus menyisir dugaan investasi palsu. Termasuk yang marak menjangkiti dunia maya atau internet.

Menurut Ketua Satgas Waspada Investasi, promosi investasi berkedok Forex Trading atau lainnya makin sering muncul di internet melalui pop-up advertisement atau atau iklan sembulan (unggih). Ia menyasar para mahasiswa dan pekerja kantoran.

"Investasi lewat internet. Ini cukup banyak," kata Sarjito kepada detikFinance, di Jakarta, Rabu (13/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang mereka incar para mahasiswa, pekerja kantoran, yang kembali rasionalitas mereka tertutup dengan janji-janji yang sudah ada. Justru proses penguatannya terjadi karena ada sodara, tetangga telah ikut dan oke-oke aja. Mereka melihat social betterment, economic betterment," tambah Sarjito.

Investasi palsu berkedok forex trading, lanjutnya, kini makin banyak. Selain itu, 'baju' Koperasi juga makin menjamur. Untuk itu, ia meminta masyarakat waspada.

"Koperasi banyak, Forex juga. Jika Koperasi memang masih disebutkan, Koperasi adalah Soko Guru Ekonomi Indonesia. Namun orang suka terpeleset, seperti dulu ada Koperasi Bantu Pengusaha Rakyat, tulisannya Koperasi BPR," tegasnya.

"Juga ada agribisnis atau kelengkeng di China, kavling di negara lain. Kita tidak bisa melakukan verifikasi. Kalau kayak gitu, nggak usah diikuti," tegas Sarjito.

Saat ada indikasi investasi yang tidak wajar, Sarjito meminta masyarakat dapat menghubungi saluran aduan diantaranya:
• facebook.com/waspadainvestasi
• waspadainvestasi@bapepam.go.I'd
• waspadainvestasi@yahoo.com
• sms: 0818 98 000 9, atau
• telepon 021-3857821

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads