Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Bank BRI Djarot Kusumayakti mengatakan, perseroan terus menggali potensi pasar kredit mikro dalam negeri. Pemberian kredit bertujuan mengangkat taraf hidup masyarakat bawah, disamping potensi bisnis KUR masih kuat.
"Berarti ada lonjakan Rp 8,2 triliun," ujar Djarot dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendapatkan pembelajaran keuangan melalui KUR, untuk dapat berkembang menjadi wirausaha komersial seutuhnya, dan menjadi sumber bagi nasabah potensial Mikro komersial BRI di masa datang," jelas Djarot.
Penyaluran KUR Mikro, dipercaya Djarot akan menggenjot wirausahawan baru. Krena sebagaian pemberian kredit dilakukan kepada pengusaha pemula.
"Kita butuh pengusaha-pengusaha baru untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi," ucapnya.
Sebagai informasi, BRI telah menyalurkan kredit UMKM Rp 171,6 triliun. Jumlah ini naik 13,39% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 151,6 triliun. 80% diantaranya disalurkan pada sektor UMKM. Sisanya untuk sektor bisnis lainnya.
(wep/hen)











































