Gagal Jadi Bos OJK, Yunus Husein: Kita Harus Terima Takdir

Gagal Jadi Bos OJK, Yunus Husein: Kita Harus Terima Takdir

- detikFinance
Rabu, 20 Jun 2012 19:32 WIB
Gagal Jadi Bos OJK, Yunus Husein: Kita Harus Terima Takdir
Jakarta - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein gagal menjadi petinggi lembaga pengawas jasa keuangan alias Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yunus menyatakan legowo atas pilihan Komisi XI yang tidak memasukkan dirinya sebagai salah satu Dewan Komisioner OJK.

"Kita harus menerima takdir, bahwa Allah SWT telah memberikan yang terbaik buat kita," ungkap Yunus dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Rabu (20/6/2012).

Yunus masih aktif di Bank Indonesia (BI) sebagai peneliti setelah jabatan Kepala PPATK digantikan oleh Muhammad Yusuf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Yunus Husein hanya mendapatkan 26 suara dalam pemilihan DK OJK oleh Komisi XI DPR. Yunus ternyata menjadi urutan ke 8 dibawah Nelson Tampubolon dan Rahmat Waluyanto.

Berikut perolehan suara pemilihan Dewan Komisioner OJK:
  1. Muliaman Hadad, Deputi Gubernur BI (terpilih aklamasi)
  2. Nurhaida, Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam LK) (54 suara)
  3. Kusumaningtuti Sandriharmy Setiono, Kepala Perwakilan BI New York (53 suara)
  4. Firdaus Djaelani, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (53 suara)
  5. Ilya Avianti, Auditor Utama Keuangan Negara VII pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI (50 suara).
  6. Nelson Tampubolon, Direktur Internasional BI (44 suara)
  7. Rahmat Waluyanto, Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu (40 suara)
  8. Yunus Husein, Mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) (26 suara)
  9. Riswinandi, Wadirut Bank Mandiri (3 suara)
  10. Achjar Iljas, Mantan Deputi Gubernur BI (1 suara)
  11. Mulia P Nasution, Mantan Sekjen Kementerian Keuangan (1 suara)
  12. I Wayan Agus Mertayasan, Mantan Wadirut Bank Mandiri (1 suara)
  13. Isa Rachmatarwata, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK (1 suara)
  14. Rijani Tirtoso, Executive Vice President Internal Audit Bank Mandiri (1 suara)
(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads