Hal ini terjadi setelah pemerintah Spanyol secara formal mengajukan permintaan dana pinjaman ke rekan-rekan zona Eropa hingga 100 miliar euro (Rp 1.175 triliun) untuk menyelamatkan sektor perbankannya.
Moody's mengatakan ada dua hal yang berkontribusi dalam pemangkasan peringkat ini. Pertama, bank-bank Spanyol menghadapi peningkatan kerugian dari pinjaman real estate komersil. Kedua, pemangkasan peringkat kredit pemerintah Spanyol itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Moody's akan menilai dampak rekapitalisasi mendatang pada kelayakan kredit bank dan pemegang obligasi setelah jumlah akhir, waktu dan bentuk dana mengalir ke masing-masing bank diketahui,” kata Moody's.
Peringkat bank terbesar Spanyol, Banco Santander diturunkan dua tingkat dari A3 menjadi Baa2 atau tingkat medium. Sementara bank terbesar kedua, BBVA kehilangan tiga peringkat dari A3 menjadi Baa3.
Pada 13 Juni, Moody's memangkas peringkat kredit pemerintah menjadi Baa3, tingkat investment grade terendah atau hanya setingkat di atas peringkat junk. Ini terjadi setelah pemerintah menyetujui perjanjian pinjaman dana untuk penyelamatan bank-bank.
Pinjaman ini mungkin tidak langsung masuk ke bank-bank, melainkan ditambahkan ke beban utang pemerintah Spanyol yang memang sudah berat. Moody's memperkirakan ratio utang publik Spanyol akan mencapai 90% dari GDP tahun ini dan terus meningkat hingga 2015.
Konsultan independen minggu lalu mengatakan, bank-bank Spanyol mungkin butuh 62 miliar euro untuk bertahan dari keterpurukan ekonomi selama tiga tahun.
(ang/ang)











































