Jakarta - Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaadmadja menerangkan perseroan hingga kini telah menyalurkan kredit Rp 215 triliun, atau naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan kredit BCA didukung oleh pembiayaan jenis konsumsi seperti KPR.
Hal ini disampaikan Jahja usai peresmian Pekan Kegiatan Financial Inclution, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
"Kita kredit positif, sekitar Rp 215 triliun. Itu perkiraan sampai akhir Juni," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan kredit 10%, lanjut Jahja ditopang oleh jenis pembiayaan konsumsi, pemilikan rumah, atau kredit korporasi. "Itu disumbang dari kredit korporasi, KPR, konsumsi. Permintaan pada meningkat," ujarnya.
Meski ekonomi global belum mereda, BCA yakin pertumbuhan kredit 2012 akan tercapai. "Semester II, kita masih belum tahu. Kita belum tahu dampak dari Eropa," tegasnya.
(/)