Jakarta dan Surabaya Masih Jadi 'Bandar' Uang Palsu

Jakarta dan Surabaya Masih Jadi 'Bandar' Uang Palsu

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 04 Jul 2012 11:45 WIB
Jakarta dan Surabaya Masih Jadi Bandar Uang Palsu
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang palsu kembali mengalami peningkatan di bulan April 2012. Di Januari 2012, uang palsu hanya ditemukan 1 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang, namun di April 2012 sebanyak 3 lembar/bilyet uang palsu ditemukan dalam 1 juta lembar uang.

Dikutip detikFinance dari situs Bank Indonesia, Rabu (4/7/2012) uang palsu yang paling banyak ditemukan adalah pecahan Rp 100.000 yakni sebanyak 53,6%. Disusul oleh pecahan Rp 50.000 yang mencapai 40,3%.

Sedangkan dari pangsa temuan uang palsu berdasarkan daerah tercatat kantor pusat BI di Jakarta yang paling banyak mendapatkan temuan uang palsu. Sebanyak 28,1% dari total uang palsu ditemukan Kantor Pusat Bank Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian sebanyak 25,7% temuan berada pada Kantor Bank Indonesia di Surabaya. Selain kedua kota besar tersebut, temuan uang palsu di Bandung juga cukup banyak yakni mencapai 20,9%.

Sebelumnya, BI mencatat di 2010 temuan uang palsu mencapai 20 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang sedangkan di 2011 terus menurun menjadi hanya sebanyak 10 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads