Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang palsu kembali mengalami peningkatan di bulan April 2012. Di Januari 2012, uang palsu hanya ditemukan 1 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang, namun di April 2012 sebanyak 3 lembar/bilyet uang palsu ditemukan dalam 1 juta lembar uang.
Dikutip detikFinance dari situs Bank Indonesia, Rabu (4/7/2012) uang palsu yang paling banyak ditemukan adalah pecahan Rp 100.000 yakni sebanyak 53,6%. Disusul oleh pecahan Rp 50.000 yang mencapai 40,3%.
Sedangkan dari pangsa temuan uang palsu berdasarkan daerah tercatat kantor pusat BI di Jakarta yang paling banyak mendapatkan temuan uang palsu. Sebanyak 28,1% dari total uang palsu ditemukan Kantor Pusat Bank Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, BI mencatat di 2010 temuan uang palsu mencapai 20 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang sedangkan di 2011 terus menurun menjadi hanya sebanyak 10 lembar/bilyet per 1 juta lembar uang. (dru/dnl)










































