"Dana yang disiapkan sebesar Rp 25 triliun untuk dana ATM dan cadangan kas cabang selama bulan puasa sampai dengan Lebaran (20 Juli hingga 20 Agustus)," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Dibandingkan tahun lalu, tahun ini terjadi peningkatan kebutuhan dana tunai. Oleh sebab itu, BRI memasok sebesar Rp 25 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, BRI mempersiapkan posko layanan lebaran di jalur mudik, mempergunakan E-BUZZ BRI untuk melayani kebutuhan perbankan pemudik. (H-7 sd H+1). Meski sedang libur nasional, sejumlah layanan perbankan akan tetap diberikan BRI.
"Layanan yang buka selama libur Lebaran yaitu layanan PT Pertamina (18, 20, 22 agustus), layanan PT ASDP (19-22 agustus), layanan cash pickup PT Angkasa Pura I dan II, layanan SSDP (18,21,22 agustus), layanan imigrasi untuk visa on arrival (voa)," papar Ali.
BRI juga mengantisipasi kedatangan atau mudik dari luar negeri. Bahkan secara khusus BRI menggelar program mudik bareng TKI (Tenaga Kerja Indonesia) bersama BRIFast Remittance.
"Untuk TKI nasabah BRI dari lima negara (Malaysia, Hongkong, Taiwan, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab/UEA) sebanyak 50 orang nasabah TKI," pungkas Ali.
Meski demikian pihaknya juga meminta nasabah Bank BRI agar waspada terhadap meningkatnya aksi kriminalitas menjelang hari raya. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar nasabah berhati-hati saat mengambil dana tunai baik saat bulan puasa dan Idul Fitri.
"Mengambil uang seperlunya sesuai kebutuhan, mengingat saat ini BRI telah menyediakan ATM dalam jumlah banyak dan tersebar di seluruh Indonesia," imbau Ali.
Kedua, lanjut Ali, pihaknya meminta nasabah menjaga kerahasiaan PIN serta selalu merubah PIN secara berkala. "Bila terjadi permasalahan segera hubungi call center BRI di 14017," ujar Ali.
(dru/ang)











































