Citigroup mencatat penurunan laba 12% pada semester I-2012 ini. Bank yang bermarkas di New York, AS ini 'hanya' mencatat perolehan laba US$ 2,9 miliar seiring dengan penurunan pendapatan di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
Penguatan dolar terhadap euro memberikan peranan besar terhadap penurunan tersebut.
"Bisnis inti kami cukup tumbuh baik di tengah kondisi yang sulit dan cukup memberikan imbal hasil solid," ungkap CEO Citi, Vikram Pandit seperti dilansir AFP, Senin (16/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi pendapatan, Citi mencatatkan pelemahan dibanding satu tahun yang lalu dimana bisa mengalahkan estimasi Wall Street. Hal tersebut mendorong saham Citigroup lebih tingga 1,9% dalam pra perdagangan di pasar saham. (dru/dnl)











































