Aslim: Ruang Penurunan Bagi SBI Semakin Terbatas

Aslim: Ruang Penurunan Bagi SBI Semakin Terbatas

- detikFinance
Rabu, 25 Agu 2004 11:07 WIB
Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjudin mengatakan kenaikan tingkat suku bunga The Fed membuat ruang bagi penurunan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) menjadi terbatas. Namun BI menyakini tingkat suku bunga sekarang ini masih sangat kondusif untuk perkembangan sektor riil."Kenaikan suku bunga The Fed memberi pengaruh ke seluruh dunia. Kita jadi ada tantangan. Ruang kita untuk membawa penruuna suku juga terbatas tapi kita percaya suku bunga sekarang masih kondusif untuk perkembangan sektor riil," kata Aslim Tadjudin di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (25/8/2004).Diakuinya, suku bunga FASBI (Fasilitas Bank Indonesia) sekarang ini masih sangat tinggi dibandingkan dengan The Fed yakni untuk FASBI 1 hari mencapai 7 persen, sementara The Fed tingkat suku bunga hanya berkisar 1,5 persen. Sedangkan untuk tingkat inflasi, target 7 persen pada tahun ini bisa tercapai namun dengan catatan suplai tetap terjaga dan nilai tukar rupiah stabil. "Karena inflasi kita kan lebih banyak dari suplai atau cost push inflation bukan dari demand poll. Kalau suplai terjaga dan dampak cost push dihindari saya yakin bisa mencapai target itu," katanya.Diakuinya meskipun pada masa lebaran ada tekanan, namun jika suplai terjaga maka inflasi masih aman. Dia melihat kecenderungan inflasi sekarang ini sudah turun dimana pada Mei tercatat 0,9 persen, Juni 0,6 persen dan sekarang hanya 0,3 persen.Menyangkut kenaikan giro wajib minimum (GWM) dari 3 persen menjadi 5 persen, Aslim mengakui sudah sekitar Rp 20 triliun dana perbankan berhasil diserap oleh Bank Indonesia. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads