"Bulan puasa, biasanya kebutuhan uang tambah banyak. Kita siapkan, perkirakan uang tunai tambahan Rp 89,4 triliun," ujar Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution yang dikutip detikFinance, Minggu (20/7/2012).
Uang tunai yang disiapkan bank sentral tersebut terdiri dari uang pecahan besar yakni Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000 sebanyak Rp 81,1 triliun. Sementara, uang receh dengan pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000 disiapkan sebanyak Rp 8,3 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya besarnya kebutuhan itu sudah perkirakan yang lalu-lalu, jumlah libur bertambah, uang bertambah, kita siapkan uang tunai," kata Darmin.
Bank sentral, pada puasa dan lebaran tahun 2011menyiapkan stok uang sebesar Rp 61,36 triliun untuk membantu pasokan likuiditas.
(dru/nia)











































