"Pemerintah telah menunjuk 22 agen penjual ORI pada tahun 2012, yang terdiri dari 17 bank dan 5 perusahaan sekuritas. Jumlah agen penjual kali ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan jumlah agen penjual ORI tahun sebelumnya yang berjumlah 25," kata Plt Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan di Kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Robert menegaskan, meskipun ada pengurangan jumlah agen namun hal ini diharapkan tidak mengurangi kinerja para Agen Penjual untuk mendukung kesuksesan penjualan ORI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi pengembangan investor ORI dan Sukuk Ritel masih cukup besar. Dibandingkan dengan dana pihak ketiga di perbankan, outstanding penerbitan SBN Ritel, meskipun secara persentase terus bertambah, tetapi secara nominal masih sangat kecil," papar Robert.
Tahun 2006 persentase outstanding SBN ritel dibandingkan dengan dana pihak ketiga di perbankan adalah 0,25%. Persentase ini meningkat menjadi 2% per Mei 2012. Potensi penerbitan SBN Ritel dengan volume yang lebih besar akan masih terbuka karena dana pihak ketiga yang dimiliki oleh perorangan di perbankan meningkat dari tahun ke tahun.
ORI diterbitkan dengan nominal per unit Rp 1 juta. Pemesanan pembelian ORI minimal 5 unit atau Rp 5 juta. Sedangkan pemesanan maksimal ORI adalah 3 ribu unit atau sekitar Rp 3 miliar.
Bagaimana cara membeli ORI? Investor bisa menghubungi agen-agen penjual yang terdiri dari perusahaan efek dan perbankan. Daftarnya adalah:
1. Citibank, N.A lndonesia Branch
2. PT Bank ANZ lndonesia
3. PT Bank Bukopin Tbk.
4. PT Bank Central Asia Tbk
5. PT Bank ClMB Niaga Tbk
6. PT Bank Danamon lndonesia Tbk
7. PT Bank lnternasional lndonesia Tbk
8. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
9. PT Bank Negara lndonesia (Persero) Tbk
10. PT Bank OCBC NlSP Tbk
11. PT Bank Panin Tbk,
12. PT Bank Pernbangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
13. PT Bank Perrnata Tbk
14. PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk
15. PT Bank UOB lndonesia
16. Standard Chartered Bank
17. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
18. PT Danareksa Sekuritas
19. PT Mega Capital lndonesia
20. PT Reliance Securities, Tbk
21. PT Trimegah Securities Tbk
22. PT Valbury Asia Securities.
Lalu apa saja keuntungannya?
- Pembayaran kupon dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang SUN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
- Pada saat diterbitkan (pasar perdana), kupon ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN.
- Kupon dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo.
- Kupon dibayar setiap bulan.
- Dapat diperdagangkan di pasar sekunder dengan mekanisme Bursa Efek atau Transaksi di luar Bursa Efek (over the counter).
- Tersedianya kuotasi harga beli (bid price) dari Agen Penjual yang dapat dieksekusi kepada nasabahnya yang membeli di pasar perdana.
- Berpotensi memperoleh capital gain bila ORI dijual pada harga yang lebih tinggi daripada harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di pasar sekunder.
- Dapat dipinjamkan atau dijaminkan kepada pihak lain, antara lain jaminan dalam pengajuan pinjaman pada bank umum, lembaga keuangan lainnya, atau jaminan dalam rangka transaksi efek. Kebijakan peminjaman atau penjaminan ORI mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku pada masing-masing pihak.
- Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.











































