Bank Permata Cetak Laba Rp 981 Miliar, Tumbuh Tipis 7%

Semester I-2012

Bank Permata Cetak Laba Rp 981 Miliar, Tumbuh Tipis 7%

Herdaru Purnomo - detikFinance
Kamis, 26 Jul 2012 16:56 WIB
Bank Permata Cetak Laba Rp 981 Miliar, Tumbuh Tipis 7%
Jakarta - PT Bank Permata Tbk (Bank Permata) mencatat perolehan laba pada semester I-2012 sebesar Rp 981 miliar atau meningkat 7% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2011. Peningkatan laba tersebut sejalan dengan pendapatan bunga bersih perusahaan yang tercatat sebesar Rp 2,73 triliun atau tumbuh 39% di semester I-2012.

Laba operasional perusahaan tercatat sebesar Rp 890 miliar atau meningkat 18% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total pendapatan operasional mencapai Rp 3,317 triliun, 36% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,432 triliun. Pendapatan berbasis biaya (fee based income) sendiri naik 24% yoy menjadi Rp 586 miliar.

Dari sisi kredit, Bank Permata mencatat pertumbuhan 41% yoy menjadi Rp 84,4 triliun pada akhir Juni 2012. Kredit tersebut tumbuh di semua segmen bisnis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total aset secara konsolidasi per 30 Juni 2012 mencapai Rp 110,6 triliun, naik 28% yoy dari Rp 86,2 triliun tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Permata, David Fletcher mengatakan, pihaknya akan terus menjaga kinerja tersebut untuk bisa terus tumbuh.

"Saya senang dapat menyampaikan bahwa Bank Permata mencatat kinerja operasinal menggembirakan pada semester pertama tahun ini. Kami memiliki permodalan yang baik dan kuat. Kami akan terus memberikan layanan prima kepada nasabah kami," ungkap Fletcher dalam siaran persnya, Kamis (26/7/2012).

Dana pihak ketiga Bank Permata meningkat 24% yoy menjadi Rp 82,3 triliun. Giro dan tabungan (CASA) mencatat kenaikan yang kuat masing-masing 36% dan 42% yoy menjadi Rp 19,1 triliun dan Rp 18,0 triliun, sedangkan deposito berjangka mencatat pertumbuhan 13% yoy menjadi Rp 45,2 triliun di akhir Juni 2012.

Komposisi dana murah (CASA) mencapai 45% dibandingkan dengan 40% pada periode yang sama tahun lalu (tidak termasuk pendanaan syariah).

Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Bank Permata tercatat turun menjadi 1,6% pada 30 Juni 2012, dibandingkan 2,4% di tahun sebelumnya. Sementara itu NPL Net turun menjadi 0,5% dari 0,7% pada periode yang sama tahun lalu. Struktur permodalan semakin kuat dengan ekuitas tumbuh 13% yoy menjadi Rp.
9,822 triliun pada akhir Juni 2012.

Bank Permata mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 13,2% di akhir periode, tidak termasuk dampak dari penerbitan Obligasi Subordinasi (Sub Debt) sebesar Rp 700 miliar yang dilakukan di bulan Juni 2012 dimana baru akan dicatat sebagai permodalan pada Juli 2012.

Sementara itu, Unit Usaha Syariah Bank Permata juga tercatat terus meningkat. Bank Syariah Permata mencatat pertumbuhan laba bersih yang kuat sebesar 87% yoy menjadi Rp 118 miliar pada Semester pertama 2012 dari Rp 63 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Total aset tumbuh 146% yoy menjadi Rp. 7,7 triliun didorong
oleh pertumbuhan yang kuat di sektor pembiayaan syariah.

"Kami terus melakukan perbaikan infrastruktur dan kemampuan yang berkesinambungan secara sistematis untuk mengejar peluang di pasar perbankan Indonesia," tutup Fletcher.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads