Corporate Demand Berlanjut, Rupiah Dekati Rp 9.300
Kamis, 26 Agu 2004 09:53 WIB
Jakarta - Rupiah pada perdagangan Kamis (26/8/2004) masih mengalami tekanan. Pada sesi pagi ini akibat tingginya permintaan dolar AS oleh sejumlah perusahaan memaksa rupiah anjlok tembus ke Rp 9.302 per US$ 1."Prediksinya memang rupiah melemah. Faktor di dalam negeri yang dominan adalah corporate demand sedangkan di luar negeri adalah melemahnya Yen yang tembus ke 110 per US$ 1," ujar analis dari bagian riset treasury Bank BNI Ida Rachmania di Jakarta.Disebutkan pada saat pembukaan rupiah berada di level Rp 9.285 per US$ 1. "Tekanan juga terjadi karena adanya sentimen negatif menjelang pelaksanaan pemilu," katanya. Meski demikian hingga pagi ini belum ada tanda-tand bank sentral melakukan intervensi.Rupiah hari ini diprediksikan akan bermain di level Rp 9.240-Rp 9.350 per US$ 1. "Namun diyakini bank sentral akan segera mengamankan rupiah juga sudah tembus ke atas Rp 9.300 per US$ 1," tegas Ida.
(san/)











































