Persediaan uang tunai ini untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama periode 21 hari, mulai 5 Agustus 2012 (H-15) hingga 27 Agustus 2012 (H+7). Peningkatan kebutuhan uang tunai terbesar diperkirakan terjadi pada pekan ke-3 dan 4 bulan Ramadhan dimana banyak pencairan dana Tunjangan Hari Raya (THR) serta persiapan merayakan Lebaran.
Demikian disampaikan Direktur Operasional dan Teknologi Informasi BNI, Suwoko Singoastro dalam siaran persnya, Kamis (2/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Rp 24,48 triliun ini kenaikan sekitar 30% dibanding bulan-bulan sebelumnya," paparnya.
Suwoko juga menjelaskan bahwa selain menaikkan persediaan uang tunai, BNI juga mengintensifkan pemantauan ATM selama 24 jam melalui pusat pemantauan (BNI Command Center) dan pemantauan ATM di setiap Kantor Wilayah yang didukung tim reaksi cepat untuk menangani setiap gangguan.
Untuk menjaga dan memastikan ketersediaan uang tunai, ATM BNI akan dipasok melalui 23 ATM Regional Center, 34 perusahaan mitra dan kantor cabang pengelola.
Dari sisi keamanan, ATM BNI telah dilengkapi dengan beberapa komponen pengaman, antara lain kamera CCTV di setiap ruang ATM, PIN Shield (kanopi penutup keypad), alat anti trapping, dan stiker penunjuk, serta himbauan transaksi aman.
"Selain keamanan, BNI juga tetap memberikan kenyamanan nasabah dengan tetap menjaga kebersihan ruang ATM, memelihara lampu dan AC, serta kelengkapan lain, seperti stiker petunjuk yang jelas," katanya.
BNI Tetap Buka Pada Hari Libur Bersama
Pada saat libur bersama Idul Fitri 1433 H, yaitu selama 6 hari (17 Agustus 2012 - 22 Agustus 2012), BNI tetap memberikan pelayanan dengan operasional terbatas selama 4 hari (hanya pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H dan Hari Proklamasi yang tutup). Jenis layanan yang diberikan, antara lain semua transaksi kas (IDR), pemindah bukuan antar rekening BNI, dan setoran pertamina (BBM dan non-BBM).
"Dengan tetap membuka layanan, BNI ingin mendukung kegiatan ekonomi di hari libur dapat tetap berjalan. Layanan dimaksud, antara lain dalam hal layanan perbayaran Pertamina untuk mendukung kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM)," kata Honggo Widjojo Kangmasto, Direktur Jaringan dan Layanan BNI.
Outlet yang tetap beroperasi ini diutamakan outlet yang berada di pusat kegiatan ekonomi, seperti mal, pasar, bandara, pelabuhan, stasiun kereta api dan tempat lainnya. Untuk hari Sabtu dan Minggu, semua outlet BNI Weekend Banking (68 outlet) tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Untuk layanan setor tunai, nasabah juga dapat dilayani melalui mesin setoran tunai (cash deposit machine / CDM) yang tersebar di 67 lokasi di seluruh Indonesia.
Untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik, berwisata, atau belibur, BNI akan mengoperasikan mobil BNI Layanan Gerak (BLG) di lokasi-lokasi strategis, seperti di beberapa titik sepanjang jalur mudik, terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, dan pusat keramaian lainnya. Mobil BLG telah dilengkapi dengan mesin ATM dan customer service untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah. Beberapa mobil BLG juga telah disiapkan untuk melayani penukaran uang kecil yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang Lebaran.
Tahun ini, BNI menyediakan 2 unit BLG yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dari tanggal 25 Juli hingga 16 Agustus 2012.
Melalui layanan ATM BNI, nasabah dapat memanfaatkan ratusan fitur transaksi perbankan. Selain ATM, layanan nasabah juga difasilitasi melalui hotline BNI Call 500046 atau melalui ponsel (021) 500046 dan 68888. BNI juga menyediakan layanan elektronik lainnya untuk kemudahan nasabah, yaitu BNI SMS Banking, dan BNI Internet Banking yang dapat dimanfaatkan tanpa keterbatasan waktu dan tempat.
"Kenyamanan dan kemudahan yang diberikan BNI ini, diharapkan juga dimbangi dengan kehati-hatian nasabah, terutama pada masa liburan. Di antaranya dengan menjaga kerahasiaan PIN ATM terhadap siapapun, serta memastikan nomer telepon BNI Call yang dihubungi adalah benar. Apabila menghubungi call center, petugas BNI tidak akan pernah menanyakan nomor PIN nasabah," tutup Honggo.
(dru/ang)











































