Tukar Uang Receh di Monas, Maksimal Rp 5 Juta Sekali Antre

Tukar Uang Receh di Monas, Maksimal Rp 5 Juta Sekali Antre

- detikFinance
Senin, 06 Agu 2012 12:53 WIB
Tukar Uang Receh di Monas, Maksimal Rp 5 Juta Sekali Antre
Jakarta - Bank Indonesia (BI) membatasi jumlah uang yang akan ditukar dengan receh. Sekali antre, setiap orang hanya bisa menukarkan Rp 5 juta dengan uang receh pecahan berapapun.

Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengungkapkan jika ingin menukarkan uang lebih dari Rp 5 juta maka harus mengantre kembali.

"Satu orang Rp 5 juta tapi satu kali tukar. Kalau mau lagi ya tinggal mengantre lagi," terang Ronald dalam kunjungannya di tempat penukaran uang receh yang disediakan BI di Lapangan IRTI, Monas, Senin (6/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini sama dengan penukaran uang receh di bank-bank yang ikutan 'mangkal' bersama BI di Monas.

Ronald menambahkan, per harinya mobil bank-bank yang ikut berada di Monas tersebut menyiapkan uang receh hingga Rp 300 jutaan.

"Umumnya Rp 300 juta yang disediakan. Kan ada 9 bank nih, nah berarti di Monas ini disediakan hingga Rp 2,7 miliar," terangnya.

Lebih jauh Ronald mengatakan, kebutuhan uang tunai pada lebaran 2012 mencapai Rp 89,4 triliun. Hal tersebut terdiri dari uang pecahan besar Rp 81,1 triliun dan pecahan kecil Rp 8,3 triliun.

"Puncak outflow akan terjadi pada minggu ke-3 dan ke-4 bulan puasa terutama pada pecahan uang besar. Selama periode kas keliling, rata-rata ada 400 orang per hari yang menukar dengan nilai total penukaran Rp 6,6 miliar," katanya.

Adapun pecahan yang paling diminati yakni Rp 10.000, Rp 5.000, dan Rp. 2.000. "Diperkirakan pada minggu ketiga Ramadhan ini akan meningkat orang yang menukarkan hingga bisa mencapai 1000 orang/hari. Selain di Monas, penukaran uang ini juga diadakan di 5 stasiun kereta api, yaitu di Gambir, Tanah Abang, Kota, Jatinegara, dan Senin dengan memberikan layanan mobil kas keliling ke pasar tradisional dan pasar modern," tutup Ronald.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads