Shyakh mengatakan peredaran uang ini sudah merambah ke seluruh penjuru dunia, sebut saja Malaysia, Kanada, Swiss, bahkan di Indonesia pun sudah ada toko yang menerima dirham sebagai alat tukarnya.
"Ratusan toko di Indonesia sudah banyak yang pakai dinar, di toko-tokonya pakai stiker khusus," ungkap Shyakh Umar saat ditemui di Masjid Al Azhar, Kamis (9/8/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan setiap negara bisa membuat uang dinar dengan cara yang disebut gold-minting, namun ada beberapa negara penghasil uang dinar yang memiliki kualitas paling top. Antaralain di Kanada, Perth Australia, Swiss, dan Kazakhstan.
"Itu 5 daerah yang memiliki kualitas tertinggi dalam mencetak dinar. Kalau anda buat sendiri disini, belum tentu bisa sama standarnya dengan 5 lokasi tersebut," pungkasnya.
(zul/hen)











































