"LPS memperoleh pendapatan premi dari bank peserta sebesar Rp 6,2 triliun dan membuat surplus sebesar Rp 3,13 triliun," ungkap Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara di Rumah Makan Sate Khas Senayan Pakubuwono Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Mirza menjelaskan hingga akhir Juni 2012, aset LPS telah menembus nilai Rp 31,02 triliun yang terdiri dari surat berharga (SBN) senilai Rp 23,54 triliun.
"Aset sejumlah Rp 7,48 triliun merupakan aset non tunai yang diantaranya berupa PMS (penyertaan modal sementara) pada Bank Mutiara sebesar Rp 6,7 triliun," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan ditanganinya 1 BPR yang dicabut izin usahanya di semester I tahun 2012, LPS telah menangani 46 BPR dan 1 Bank umum yang dicabut izin usahanya sejak LPS didirikan," tutup Mirza.
(feb/hen)











































