Krisis SDM, Perbankan Syariah Main 'Bajak Membajak'

Krisis SDM, Perbankan Syariah Main 'Bajak Membajak'

Inka Nesya - detikFinance
Senin, 13 Agu 2012 17:26 WIB
Krisis SDM, Perbankan Syariah Main Bajak Membajak
Jakarta - Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) di industri perbankan syariah ternyata semakin memprihatinkan. Hal tersebut ditandai dengan semakin meningkatnya tren 'bajak membajak' di perbankan syariah.

Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Agustiano menungkapkan tren 'bajak membajak' SDM di kalangan perbankan syariah dikenal dengan istilah 'bujuk membujuk'.

"Bajak membajak biasa disebut bujuk membujuk. Hal ini akibat kurangnya SDM yang berkualitas," ungkap Agustiano dalam acara Bincang-bincang Ramadan bertema 'Menguak Krisis Sumber Daya Insani di Perbankan Syariah' yang diadakan di Restaurant D'Consulate, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengatasi hal tersebut, penting sekali untuk mengembangkan atau melahirkan SDM yang berkualitas. Agustiano mengatakan pendirian lembaga training harus dimiliki beberapa bank agar bisa meningkatkan kualitas SDM-nya.

Sekjen Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Ahmad K Permana mengungkapkan masalah mengenai bujuk membujuk ini seringkali dibicarakan, namun tidak ada realisasinya.

"Aturan yang ditulis mengenai masalah bujuk membujuk itu belum ada," ungkap Achmad.



(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads