"Masih segar dalam ingatan kita, 14 tahun yang lalu di tengah badai krisis yang amat berat, IMF datang memberikan pinjaman dengan persyaratan yang justru menambah sulit keadaan perekonomian kita," kata SBY dalam pidato kenegaraan di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
"Kini, di saat ekonomi negeri kita terus tumbuh, IMF datang bukan untuk menawarkan pinjaman, tetapi untuk berkonsultasi dan bertukar pikiran dengan Indonesia dalam mengatasi krisis global yang terjadi saat ini," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia juga pernah pinjam IMF di 2006 dan kita sudah kembalikan. Kalau sekarang kita bisa berikan pinjaman ke IMF, kita sedang ada di posisi yang lebih baik dan kita juga harus memperhatikan negara-negara dunia yang tidak beruntung yang perlu disiapkan," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo beberapa waktu lalu.
Agus memandang pemerintah perlu memberikan pinjaman melalui IMF kepada negara-negara dunia yang tengah mengalami krisis supaya kondisi krisis tersebut tidak berdampak buruk terhadap perekonomian dunia.
"Kita selesaikan proses pinjaman intern ke IMF sebagai kekuatan ekonomi dunia, supaya jangan memburuk dan malah membahayakan semua," sebutnya.
(ang/dnl)











































