Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, persoalan akuisisi Bank Danamon oleh DBS ini tidak perlu diambil pusing.
"Kita sedang proses, kalau itu lolos tidak ada masalah. Tidak usah pusing dengan masalah itu, minimal kita pikirkan bank kita lebih efisien," kata Darmin di kediamannya, Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (20/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Darmin, BI tidak mau galak memperketat akuisisi sebuah bank di Indonesia. Akan sulit untuk mengatur bank yang jumlahnya banyak di Indonesia. Apalagi bank-bank kecil juga banyak terdapat di Indonesia. Akuisisi atau merger diperlukan agar bank kecil bisa makin efisien.
"Penyederhanaan bank dilakukan agar konsolidasi tetap berjalan. Kita tidak ingin juga mengatur banyak bank yang kecil dan tidak efisien dan tidak bisa hidup. Antara bank konvensional, jika ingin membeli bank kecil di mana saja saya persilakan. Kita tidak ingin tersandera dengan bank kecil dan tidak efisien. Caranya bisa merger dan akuisisi. Bank harus efisien karena kita bersaing dengan negara lain menuju Asean Economic Community 2015," tegas Darmin.
(dnl/dnl)
