Seperti dukutip dari AFP, Sabtu (1/9/2012), bank yang dibentuk 2010 atas gabungan tujuh bank bermasalah itu masuk pasar modal di 2011. Sejak itu, kesehatan finansial Bankia terus menurun. Padahal, di awal berdirinya, Bankia sempat bukukan laba 205 juta euro atau setara Rp 2,46 triliun.
Hingga pada Mei lalu bank itu terpaksa diambil alih pemerintah karena butuh 23,5 miliar euro untuk menyeimbangkan neraca keuangannya gara-gara terlalu banyak memberikan pinjaman yang berisiko tinggi menyusul krisis 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program restrukturisasi perbankan yang dilakukan pemerintah Spanyol, yang dikenal dengan nama, Orderly Bank Restructuring (FROB), sudah lebih dulu menyuntikkan dana kepada bank-bank bermasalah itu yang nantinya akan diganti dari pinjaman Uni Eropa.
Akan tetapi, langkah tersebut sepertinya sia-sia. Masih banyak bank di Spanyol yang bermasalah, dan dana pinjaman itu diprediksi tidak akan mencukupi
(ang/feb)











































