Penjualan E-Toll Card Meningkat Tapi yang Isi Ulang Jarang

Penjualan E-Toll Card Meningkat Tapi yang Isi Ulang Jarang

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 07 Sep 2012 15:30 WIB
Penjualan E-Toll Card Meningkat Tapi yang Isi Ulang Jarang
Jakarta - Penjualan e-Toll Card Bank Mandiri terus mengalami peningkatan penjualan. Pertumbuhan positif e-Toll Card yang dijual seharga Rp 50.000 itu, ternyata tidak sejalan dengan angka pengisian ulang atau top up.

Dirut Jasa Marga Adityawarman mengaku kecederungannya pengguna e-Toll Card malas melakukan isi ulang. "Saat mengisi ulang sedikit, mereka malas isi lagi," kata Adityawarman di Kementrian BUMN, Jakarta, Jumat (7/9/2012).

Menurutnya, karena harga kartu yang relatif murah dan ditambah lagi memperoleh bonus membuat pengguna jalan tol lebih memilih untuk membeli terus tidak mengisi ulang e-Toll Card.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena harga kartu tak dihargai jadi setelah selesai dipakai dibuang, bahkan ada yang punya kartu 5-6 dalam satu rumah," imbuhnya.

Hingga semester I tahun 2012, tercatat penjualan e-Toll Card mencapai 919.000 kartu. Adityawarman membantah kalau jumlah lokasi pengisian ulang e-Toll Card yang sedikit menjadi penyebab rendahnya angka pengisian ulang.

"Tempat top up sudah dikasih banyak, ada di rest area, dekat pintu tol, Indomaret," tambahnya.

Melihat rendahnya pengisian ulang e-toll card, Adityawarman menolak menaikkan harga e-Toll Card. Namun memiliki usul untuk lebih memperbanyak Gerbang Tol Otomatis (GTO) daripada gerbang manual sehingga memaksa secara positif pengguna jalan tol agar beralih atau secara berkelanjutan menggunakan e-toll card.

"Solusinya, gardu e-Toll yang dibanyakin, jadi terpaksa memakai, misal ada gardu 10 yang pakai e-Toll Card 8, tapi nggak bisa seperti itu juga," tutupnya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads