Menkeu Sambut Rencana Penerbitan Obligasi ASEAN
Jumat, 03 Sep 2004 14:47 WIB
Jakarta - Menkeu Boediono menyambut baik gagasan penerbitan obligasi ASEAN, jika hal tersebut benar-benar dimaksudkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur. "Itu bagus sepanjang penerbitan obligasi itu untuk membiayai infrastruktur. Saya kira itu ide yang bagus," kat Menkeu usai sholat Jumat di Masjid Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, (3/9/2004).Sebelumnya dalam Seven ASEAN Invesment Area Council Meeting, Menperindag Rini. MS Soewandi mengungkapkan adanya usulan menerbitkan obligasi ASEAN untuk mendukung pembangunan infrastruktur, karena infrastruktur merupakan salah satu daya tarik investasi.Trend investasi di ASEAN, dikatakan Rini, terus mengalami peningkatan meski secara global investasi mengalami penurunan.Soal wacana penerbitan obligasi ASEAN ini, Direktur Eksekutif INDEF Iman Sugema menyarankan agar pemerintah tidak ikut-ikutan sebab pemerintah masih mampu memobilisasi dana dari dalamnegeri untuk membantu pembangunan infrastrukturnya.Mobilisasi dana dari dalam negeri, kata dia, sangat memungkinkan mengingat saat ini tingkat saving dana masyarakat yang ada di bank sudah mencapai 25 persen. Sedangkan dana yang masuk ke investasi hanya 19-20 persen saja, sehingga masih ada selisih lima persen yang bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
(mi/)











































