Nasabah Bakrie Life Masih Harap-harap Cemas Tunggu Pelunasan Dana

Nasabah Bakrie Life Masih Harap-harap Cemas Tunggu Pelunasan Dana

- detikFinance
Selasa, 25 Sep 2012 17:00 WIB
Nasabah Bakrie Life Masih Harap-harap Cemas Tunggu Pelunasan Dana
Jakarta - Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) akan melakukan pertemuan kembali dengan pihak manajemen dan pemegang saham guna mencari jalan keluar dan skema pengembalian dana pokok produk Diamond Investa Bakrie Life. Nasabah masih harap-harap cemas menunggu pelunasan dana tersebut.

"Pertemuan akan dilangsungkan besok Rabu (26/9/2012) di mana mencari jalan keluar pelunasan dana pokok Diamond Investa Bakrie Life," jelas seorang nasabah, Freddy yang dihubungi detikFinance, Selasa (25/9/2012).

Dijelaskan Freddy, dalam pertemuan sebelumnya nasabah meminta jaminan kepada pihak manajemen dan pemegang saham. Jaminan tersebut salah satunya aset-aset milik Bakrie Life seperti tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena mereka mengaku tidak punya uang ya kita meminta jaminan," tuturnya.

Manajemen sendiri, sambung Freddy belum memberikan lampu hijau terkait permintaan tersebut. Justru, menurut Freddy manajemen menawarkan penjualan saham Bakrie Life kepada perusahaan asuransi Prudential.

"Manajemen mengatakan kalau nanti ada investor masuk dan siap menalangi yakni Prudential. Tetapi sejauh ini belum ada keputusannya apakah benar atau tidak," jelas Freddy.

"Sampai saat ini belum ada kejelasan, mereka (manajemen) selalu saja memberikan alasan tidak punya uang. Apalagi kita?," imbuh pria yang tinggal di Bandung ini.

Sebelumnya, Dirut Bakrie Life Timoer Sutanto mengaku tak punya dana untuk melunasi cicilan dana pokok nasabah Diamond Investa. Manajemen Bakrie Life sendiri juga tak akan tahu sampai kapan dana para nasabahnya akan kembali sejak ditempatkan sejak 2008 tersebut.

"Kami memang masih menunggu dropping dana dari pemegang saham. Masih dicarikan pendanaanya dan sepertinya tidak mudah," kata Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto.

Menurut Timoer, pihaknya sendiri tengah mengalami kesulitan. Oleh sebab itu pemegang saham yakni PT Bakrie Capital Invesment (BCI) tengah mencarikan jalan terbaik.

"Sekarang ini memang masih dicarikan jalan karena memang likuiditas seret tapi group masih punya aset non cash," tutur Timoer.

Seperti diberitakan, kasus gagal bayar produk Diamond Investa milik PT Asuransi Jiwa Bakrie sudah berlangsung sejak akhir 2008 hingga kini perusahaan milik keluarga Bakrie tersebut belum melunasi dana para nasabahnya. Bakrie Life baru melunasi dana pokok nasabah kurang lebih hanya 15%, total utang Bakrie Life tercatat Rp 360 miliar.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads