Defisit Anggaran BI 2004 Diperkirakan Rp 1,1 Triliun
Rabu, 08 Sep 2004 11:05 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit anggaran tahun 2004 hanya mencapai Rp 1,1 triliun. Padahal dalam anggaran tahunan BI tahun 2004 yang disusun sebelumnya, defisit diperkirakan mencapai Rp 14,4 triliun.Demikian disampaikan Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR untuk membahas anggaran tahunan BI tahun 2005, Rabu (8/9/2004).Burhanuddin menjelaskan, hingga Juni 2004, realisasi defisit anggaran BI hanya sebesar Rp 1,4 triliun. Namun diperkirakan hingga akhir tahun ini defisitnya bisa turun hingga Rp 1,1 triliun. "Hal itu dengan mempertimbangkan perubahan asumsi makro sesuai perkembangan terakhir dan adanya potensi penerimaan," kata Burhanuddin.Dengan perkiraan defisit sebesar Rp 1,1 triliun pada tahun 2004, maka rasio modal BI terhadap kewajiban moneter diprediksi mencapai 7,32 persen. Ia juga menjelaskan, perkiraan defisit tahun 2004 yang mencapai Rp 14,4 triliun karena BI memperkirakan tingginya beban kebijakan moneter yang harus dilakukan BI pada tahun berjalan.Sementara, untuk anggaran tahunan 2005, BI memperkirakan defisit sebesar Rp 9,3 triliun yang berasal dari surplus kegiatan operasional sebesar Rp 6,7 triliun dan defisit kegiatan kebijakan sebesar Rp 16 triliun.Dengan perkiraaan defisit itu, maka nantinya rasio modal BI terhadap kewajiban moneter hingga akhir tahun 2005 diperkirakan mencapai 3,97 persen. "Sehingga kami perkirakan tidak akan terdapat kewajiban pemerintah untuk memenuhi kecukupan modal kepada BI," tuturnya.Sebelumnya, sesuai kesepakatan BI dan pemerintah, pemerintah harus menyuntikkan modal ke BI jika rasio modal BI terhadap kewajiban moneter turun hingga di bawah 3 persen.Lebih lanjut, Burhanuddin menjelaskan, angka perkiraan kewajiban pemerintah untuk memenuhi kecukupan modal BI sebesar Rp 8,7 triliun pada akhir tahun 2005, seperti pernah diajukan kepada pemerintah pada April 2004 lalu, kemungkinan besar tidak akan terealisasi.
(ani/)











































