Pemerintah akan Kurangi Obligasi jadi Rp 41 Triliun

Pemerintah akan Kurangi Obligasi jadi Rp 41 Triliun

- detikFinance
Kamis, 09 Sep 2004 12:57 WIB
Jakarta - Terkait tidak adanya charge dari BI sebesar Rp 8,7 triliun pada tahun 2005, Menteri Keuangan (Menkeu) Boediono mengatakan yang paling baik bagi pemerintah adalah mengurangi jumlah obligasi yang akan diterbitkan tahun depan.Dari rencana penerbitan obligasi pada tahun 2005 sebesar Rp 50 triliun, pemerintah kemungkinan akan mengurangi sebesar Rp 8,7 triliun hingga menjadi sekitar Rp 41 triliun. "Yang paling baik adalah kita tidak mengeluarkan obligasi sebanyak itu (Rp 50 triliun), jadi tinggal sekitar Rp 41 triliun. Ini akan mengurangi beban utang," kata Menkeu sebelum raker dengan Komisi IX DPR, Kamis (9/9/2004).Sebelumnya, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengatakan pemerintah tidak perlu membayar charge sebesar Rp 8,7 triliun untuk memenuhi kewajiban rasio kecukupan modal BI sebesar 3 persen. Hal ini karena tahun depan BI diperkirakan bisa mencapai rasio kecukupan modal sebesar 3,97 persen.Menurut Boediono, pengurangan penerbitan obligasi itu akan meringankan pemerintah, karena pada tahun-tahun berikutnya tidak perlu ada lagi pembayaran bunga. Sementara, terkait obligasi yang akan jatuh tempo pada 15 September mendatang, mantan kepala Bappenas ini mengaku seluruhnya akan dibayar secara tunai dan pemerintah sudah menyiapkan dananya. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads