Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (12/10/2012).
"Nanti pada waktunya dia harus mencari bangunan yang memadai juga disuatu tempat dan gedungnya harus kita bangun, masak di Sentul atau di Bogor. Kan gak mungkin. Harus kita carikan di Jakarta ini yang sangat bagus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sementara masih gunakan fasilitas yang ada. Kemenkeu akan pinjamkan gedung 16 lantai eks Bapepam itu, tetap kita izinkan pakai dan pinjamkan. Kemudian ada yang disewa dan adapula yang dipinjamkan Bank Indonesia (BI)," jelasnya.
Dukungan Kementerian Keuangan ini, lanjut Badaruddin, karena keinginan Menteri Keuangan menjadikan institusi ini sebagai sebuah lembaga yang disegani dunia keuangan.
"Bapak Menteri sudah bertekad mendukung dan mengantarkan institusi baru ini sampai dia duduk benar menjadi organisasi profesional, kredibel, baik oleh masyarakat, pelaku industri dan dunia internasional," paparnya.
Saat ini, tahap pembangunan gedung baru masih dalam tahap perencanaan. Dengan demikian belum diketahui berapa besar dana yang diperlukan untuk pembangunan gedung tersebut.
"Besaran pembangunan gedung belum tahu, yang ada baru biaya konsultan pembangunannya. Konsultan saja belum kerja maka belum tahu berapa harganya dan dia yang bisa ukur," tandasnya.
(nia/dru)











































