"Pertumbuhan penyaluran kredit tetap diimbangi dengan penerapan asas kehati-hatian yang tercermin pada rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) net sebesar 0,39% turun dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu yang tercatat 0,45%," ujar Wakil Direktur Utama BTPN Ongki W Dana dalam siaran persnya, Rabu (16/10/2012).
Per 30 September 2012 dana pihak ketiga (DPK) BTPN mencapai Rp 42,6 triliun, atau tumbuh 30% dibanding periode yang sama 2011. Ongki mengatakan, kedepan BTPN optimis dapat terus bertumbuh dengan rasio kecukupan modal (CAR) solid 21,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan dukungan stakeholders, BTPN akan terus melakukan pemberdayaan mass market sekaligus menjaga pertumbuhan dan kualitas kinerja. Semakin banyak penerima manfaat Daya, semakin terbuka kesempatan nasabah untuk mencapai kehidupan yang lebih berarti," pungkas Ongki.
Program pemberdayaan mass market BTPN βdayaβ dalam periode 1 tahun (1 Oktober 2011 β 30 September 2012) telah menjangkau 1.053.945 penerima manfaat, atau meningkat 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah aktivitas dan kelas pelatihan yang digelar dalam periode 1 tahun (1 Oktober 2011 β 30 September 2012) juga tumbuh signifikan menjadi 43.411 aktivitas, atau meningkat 111% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(dru/ang)











































