Direktur Bisnis UMKM BRI Djarot Kusumayakti menjelaskan, selama periode September 2011 β September 2012, kredit pangan yang disalurkan BRI lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit pangan secara nasional.
"Indonesia merupakan negara agraris yang bertumpu pada sektor pertanian dan pangan. Sektor ini merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Agar dapat berkembang optimal, petani membutuhkan dukungan permodalan dari perbankan," kata Djarot dalam siaran persnya, Rabu (17/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah debitor yang menerima kredit dari BRI hingga kini telah mencapai 690.454 petani. Pertambahan jumlah petani yang mendapat kredit dari BRI rata-rata mencapai 22.000 petani per bulan.
Menurut Djarot, dukungan permodalan kepada para petani sangat penting untuk mendorong tercapainya swasembada pangan pada 2014, yang merupakan target pemerintah. Swasembada pangan seperti beras, jagung, kedelai, gula, daging sapi, diperlukan agar ketahanan pangan domestik tetap terjaga di tengah ancaman krisis pangan yang melanda dunia.
Corporate Secretary BRI Muhamad Ali mengatakan, program-program pemberdayaan komunitas petani yang telah dilakukan oleh BRI antara lain GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi) dengan PT Pertani dan pembentukan Klaster kambing Boer bekerjasama dengan Universitas Brawijaya-Malang sebagai upaya untuk mengembangkan plasma nutfah bibit unggul kambing pedaging serta pemberdayaan masyarakat sekitar.
BRI juga membina Klaster peternak sapi perah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sekaligus pemanfaatan limbah kotoran menjadi Biogas.
Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Bank Indonesia, outstanding kredit pertanian atau pangan per Agustus 2012 mencapai Rp 126,5 triliun, tumbuh 34 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 94,18 triliun. Pertumbuhan kredit pangan lebih tinggi dibandingkan rata-rata penyaluran kredit yang sebesar 27,6 persen.
Seiring pencanangan swasembada pangan pada 2014, perbankan makin gencar menyalurkan kredit kepada petani. BRI misalnya, kini semakin intensif menyalurkan kredit mikro kepada petani. BRI sejauh ini merupakan salah satu bank yang paling gencar menyalurkan kredit pangan.
(dru/dnl)











































