Laba BTN 'Terbang' 45,1%, Tembus Rp 1,02 Triliun

Triwulan III-2012

Laba BTN 'Terbang' 45,1%, Tembus Rp 1,02 Triliun

- detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 16:56 WIB
Laba BTN Terbang 45,1%, Tembus Rp 1,02 Triliun
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat perolehan laba bersih per September 2012 sebesar Rp 1,02 triliun atau meningkat 45,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 704 miliar. Laba BTN tumbuh ditopang oleh pendapatan bunga yang pada 30 September 2012 mencapai sebesar Rp 6,73 triliun atau meningkat dari periode yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp 5,63 triliun.

Pendapatan bunga bersih perseroan tercatat Rp 3,53 triliun pada September 2012 atau lebih baik dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp 2,66 triliun. Pendapatan bunga bersih ini tumbuh 33%.

"Kami bersyukur bahwa kinerja Bank BTN Triwulan III tahun 2012 mengalami pertumbuhan lebih baik dibanding posisi yang sama tahun 2011. Dengan potret kinerja tersebut kami optimis dapat mencapai target pada akhir tahun 2012," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro, Rabu (17/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada periode September 2012, BTN telah membukukan aset sebesar Rp 98,76 triliun tumbuh 29,86% dibanding periode yang sama di tahun 2011 yaitu sebesar Rp 76,05 triliun. Pada 31 Desember 2011 aset BTN tercatat sebesar Rp 89,12 triliun.

Sementara dari sisi penyaluran kredit, Perseroan mencatat pertumbuhan dari Rp 59,31 triliun pada 30 September 2011 menjadi Rp 76,57 triliun pada 30 September 2012. Pertumbuhan kredit ini mencapai 29,10%.

"Perseroan optimis akan pertumbuhan kredit Bank BTN. Optimisme ini didukung dampak yang akan muncul pasca dikeluarkannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batasan ukuran rumah yang dapat diberikan KPR melalui kredit program dengan minimal ukuran 36 m2. Keputusan ini akan berdampak posistif bagi terbukanya bisnis pembangunan perumahan untuk tipe rumah dibawah 36 m2 yang sebelumnya sempat tertahan namun sekarang beberapa sudah siap untuk dilanjutkan kembali pembangunannya guna mendapatkan dukungan kredit perbankan," papar Iqbal.

Meskipun ekspansi kredit Perseroaan terus tumbuh, BTN mengklaim berhasil menjaga Rasio Kredi Macet (NPL) kreditnya tetap sehat. NPL (Net) BTN per 30 September 2012 tercatat 2,51%. Pencapaian NPL ini lebih baik jika dibandingkan pada posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar 3,46%.

Porsi pembiayaan pada kredit perumahan masih mendominasi yaitu 86,32% dari total kredit yang disalurkan Perseroan per 30 September 2012 sebesar Rp 76,57 triliun. Sementara sisanya yang sebesar 13,68% disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan.

Perseroan pada Triwulan III tahun 2012 juga mencatatkan rasio keuangannya yang secara umum menunjukkan kinerja yang sehat. Rasio-rasio keuangan Bank BTN pada Triwulan III tahun 2012 masing-masing tercatat untuk CAR 15,22%. NIM dan ROE masing-masing tercatat 6,00% dan 19,06%.


(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads