Dikutip detikFinance dari publikasi laporan keuangan perseroan, Minggu (28/10/2012), perolehan laba tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan bunga perseoran dari Rp 3,25 triliun di September 2011, menjadi Rp 3,56 triliun di September 2012.
Sementara pendapatan dari syariah naik dari Rp 155,96 miliar di triwulan III- 2011 menjadi Rp 198,75 miliar di triwulan III-2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, pada tahun lalu perseroan masih mengandalkan kredit UKM, termasuk pembiayaan pengadaan pangan melalui Bulog dan kredit mikro. Segmen ini memberi kontribusi 57,27% atau Rp 21,01 triliun dari total kredit Rp 40,75 triliun yang disalurkan Bank Bukopin. Sementara kredit komersial memberi kontribusi 33,63% atau Rp 13,7 triliun dan segmen konsumer tercatat 9,11% atau Rp 3,71 triliun.
Sedangkan hingga triwulan I-2012, Bank Bukopin mencatat nilai kredit Rp 36,6 triliun atau tumbuh 39% dibandingkan periode sebelumnya.
(dru/nia)











































