Sementara laba operasional tumbuh 25% menjadi Rp 1,373 triliun. Bank Permata juga mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 39% menjadi Rp 89,9 triliun pada akhir periode dari Rp 64,6 triliun pada tahun sebelumnya. Total aset per 30 September 2012 mencapai Rp 114,8 triliun, naik 24% dari Rp 92,6 triliun per 30 September 2011.
Dari sisi Non Performing Loan (NPL) Gross tercatat turun menjadi 1,5% pada 30 September 2012, dibandingkan 2,3% pada tahun sebelumnya, sementara NPL Net turun menjadi 0,4% dari 0,7% pada periode yang sama tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Bank Permata, David Fletcher, mengatakan Bank Permata berkomitmen untuk terus menyediakan pelayanan prima kepada nasabahnya.
"Serta menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan yang kuat dan memberikan nilai terbaik bagi segenap pemangku kepentingan melalui perbaikan terus-menerus pada infrastruktur dan kompetensi kami," tegas David dalam siaran persnya, Selasa (31/10/2012).
(dru/dnl)











































